BRMP TAS Lakukan Survei Lahan Salin untuk Dukung Perakitan Varietas Tebu Toleran Cekaman Abiotik
BRMP Tanaman Pemanis dan Serat melaksanakan survei lahan salin sebagai bagian dari kegiatan Perakitan Varietas Tebu Produktivitas dan Rendemen Tinggi Toleran Cekaman Abiotik. Kegiatan ini bertujuan mengidentifikasi lokasi yang sesuai sebagai lahan pengujian bagi materi genetik tebu yang dikembangkan agar mampu beradaptasi pada kondisi salinitas tanah yang tinggi.
Survei difokuskan pada lahan-lahan yang memenuhi karakteristik salin, terutama di wilayah yang berpotensi mengalami intrusi air laut. Kondisi tersebut menyebabkan peningkatan kadar garam dalam tanah yang dapat menghambat pertumbuhan dan produktivitas tanaman tebu. Oleh karena itu, identifikasi lokasi yang representatif menjadi langkah penting dalam mendukung proses seleksi varietas toleran salinitas.
Kegiatan survei dilaksanakan di sejumlah lahan salin yang tersebar di Kabupaten Lamongan, Kabupaten Rembang, dan Kabupaten Pati. Ketiga wilayah tersebut dipilih sebagai lokasi pengamatan awal untuk memperoleh lahan yang sesuai sebagai tempat pengujian nomor-nomor mutan tebu pada kondisi cekaman salinitas di lapangan.
Pada tahap awal, tim peneliti melakukan pengukuran pH tanah dan nilai electrical conductivity (EC). Pengukuran pH dilakukan untuk mengetahui tingkat keasaman atau reaksi tanah, sedangkan nilai EC digunakan sebagai indikator tingkat salinitas. Hasil pengukuran tersebut menjadi dasar dalam menentukan lokasi pengujian yang paling sesuai, sehingga proses seleksi dapat dilaksanakan secara lebih efektif dan terarah.
Setelah lokasi terpilih ditetapkan, nomor-nomor mutan tebu yang telah lolos seleksi melalui pengujian in vitro dan in vivo akan ditanam pada lahan salin tersebut. Tahapan ini menjadi bagian penting dalam mengevaluasi kemampuan setiap nomor mutan untuk bertahan dan berproduksi di bawah kondisi cekaman salinitas. Hasil pengujian diharapkan mampu menghasilkan materi genetik unggul yang dapat dimanfaatkan sebagai bahan seleksi dalam program pemuliaan tebu.
Melalui kegiatan ini, BRMP Tanaman Pemanis dan Serat terus memperkuat upaya pengembangan varietas tebu unggul yang memiliki produktivitas dan rendemen tinggi serta toleran terhadap cekaman abiotik. Inovasi tersebut diharapkan dapat memperluas peluang budidaya tebu pada lahan-lahan marjinal, sekaligus mendukung peningkatan daya saing industri gula nasional dan memperkuat upaya mewujudkan swasembada gula melalui penelitian dan pemuliaan tanaman yang berkelanjutan.