Menteri Pertanian RI Lakukan Kunjungan Kerja di Jawa Timur Untuk Perkuat Hilirisasi Pertanian
Surabaya-Sidoarjo, 19 April 2026 – Menteri Pertanian Republik Indonesia melakukan kunjungan kerja di Provinsi Jawa Timur untuk perkuat hilirisasi pertanian serta meninjau fasilitas-fasilitas penting yang mendukung sektor pertanian di wilayah tersebut. Dalam kunjungan kali ini, Menteri Pertanian didampingi Tenaga Ahli Menteri Pertanian beserta pejabat eselon I, II dan III Lingkup Kementerian Pertanian.
Kunjungan kerja diawali ke PT Sinergi Gula Nusantara (SGN) untuk koordinasi rencana ground breaking pabrik dan pengembangan perkebunan untuk penguatan hilirisasi pertanian. Dalam kesempatan ini, salah satunya dibahas mengenai rencana ground breaking pembangunan pabrik gula dan pabrik etanol dari bahan baku tebu serta pengembangan lahan tebu seluas 500.000 ha. Pengembangan pabrik dan lahan tebu ini akan menjadi langkah strategis dalam meningkatkan nilai tambah komoditas perkebunan, khususnya gula, dan membuka peluang usaha baru yang berpotensi menggerakkan perekonomian daerah.
Kunjungan dilanjutkan dengan penyampaian Keynote Speech pada acara pada Wisuda ke-133 Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya. Pada kesempatan kali ini, Kementerian Pertanian bersama ITS sepakat memulai hilirisasi alat pertanian dan energi, di antaranya pengembangan bensin sawit (Benwit), perahu traktor listrik untuk lahan rawa, serta alat panjat kelapa Moto Climber ITS (MOCITS). Kerjasama ini diharapkan dapat mendorong riset dan inovasi di bidang pertanian. Kegiatan dilanjutkan dengan peninjauan ke Gudang Bulog di Surabaya, untuk memastikan distribusi dan cadangan pangan tetap aman , terutama dalam menjaga ketahanan pangan di tengah tantangan yang ada. Dr. Sri Suhesti, Kepala BRMP TAS, turut hadir dalam rangkaian kegiatan ini sebagai bentuk nyata dukungan terhadap kolaborasi antara pemerintah, industri, dan dunia akademik dalam mendukung Penguatan Hilirisasi Pertanian.