• Jl. Raya Karangploso KM. 4
  • 0341-491447, WhatsApp 0812-5223-3447
  • [email protected]
Logo Logo
  • Beranda
  • Profil
    • Overview
    • Visi & Misi
    • Struktur Organisasi
    • Tugas & Fungsi
    • Pimpinan
    • Satuan Kerja
    • Sumber Daya Manusia
  • Informasi Publik
    • Portal PPID
    • Standar Layanan
      • Maklumat Layanan
      • Waktu dan Biaya Layanan
    • Prosedur Pelayanan
      • Prosedur Permohonan
      • Prosedur Pengajuan Keberatan dan Penyelesaian Sengketa
    • Regulasi
    • Agenda Kegiatan
    • Informasi Berkala
      • LHKPN
      • LHKASN
      • Rencana Strategis
      • DIPA
      • RKAKL/ POK
      • Laporan Kinerja
      • Capaian Kinerja
      • Laporan Keuangan
      • Laporan Realisasi Anggaran
      • Laporan Tahunan
      • Daftar Aset/BMN
    • Informasi Serta Merta
    • Informasi Setiap Saat
      • Daftar Informasi Publik
      • Standar Operasional Prosedur
      • Daftar Informasi Dikecualikan
      • Kerjasama
    • Indeks Kepuasan Masyarakat
  • Publikasi
    • Buku
    • Pedum/ Juknis
    • Infografis
  • Reformasi Birokrasi
    • Manajemen Perubahan
    • Deregulasi Kebijakan
    • Peningkatan Kualitas Pelayanan Publik
    • Penataan dan Penguatan Organisasi
    • Penataan Tata Laksana
    • Penataan Sistem Manajemen SDM
    • Penguatan Akuntabilitas
    • Penguatan Pengawasan
  • Layanan
Thumb
17 dilihat       17 April 2026

Mengoptimalkan Budidaya Tebu Melalui Kesesuaian Lahan dan Kualitas Benih

Keberhasilan budidaya tebu (Saccharum officinarum) sangat bergantung pada ketepatan pemilihan lokasi dan kualitas bahan tanam. Untuk mencapai rendemen tinggi, petani dan pelaku industri perlu memperhatikan persyaratan tumbuh spesifik serta standarisasi benih yang digunakan.

Syarat Tumbuh dan Kesesuaian Lahan
Tanaman tebu tumbuh optimal di daerah tropis hingga sub-tropis (19° LU – 35° LS) dengan ketinggian ideal 0-500 mdpl. Meski tetap bisa tumbuh di atas 1.000 mdpl, proses pertumbuhannya akan jauh lebih lambat.

Beberapa faktor kunci kesesuaian lahan meliputi :

  • Iklim & Air: Curah hujan ideal berkisar 1.200 – 2.500 mm/tahun. Tanaman membutuhkan fase kering selama 3-4 bulan saat masa pemasakan untuk memicu rendemen tinggi.
  • Drainase: Tebu sangat sensitif terhadap air. Tanah tidak boleh kekeringan, namun tidak boleh tergenang. Drainase yang buruk atau kelebihan air akan menyebabkan ruas batang pendek dan diameter mengecil.
  • Topografi: Lahan datar dengan kemiringan 0-2% adalah yang paling optimal.
  • Klasifikasi Lahan: Berdasarkan karakteristiknya, lahan dibagi menjadi kelas S1 (Sangat Sesuai), S2 (Cukup Sesuai), S3 (Marginal) yang membutuhkan intervensi modal/pemerintah, serta N (Tidak Sesuai) jika faktor pembatas terlalu berat.

Standarisasi Bahan Tanaman (Benih)
Kualitas benih menentukan kesehatan populasi tanaman di kebun. Benih tebu dapat berasal dari perbanyakan konvensional maupun kultur jaringan (mikropropagasi).

Jenis-jenis Benih Tebu :

  • Bagal & Budset: Potongan batang dengan satu atau lebih mata tunas.
  • Bud Chips: Mata tunas tunggal yang diambil dengan alat khusus.
  • Rayungan: Benih yang mata tunasnya telah ditumbuhkan di kebun selama 35-45 hari hingga berdaun 4-5 helai.
  • Plantlet: Hasil kultur jaringan yang telah memiliki organ lengkap.

Untuk menjamin kemurnian dan kesehatan, perbanyakan benih dilakukan secara berjenjang melalui Kebun Benih Penjenis (KBS), Dasar (KBD), Pokok (KBP), hingga Sebar (KBR).

Proteksi Penyakit :
Salah satu standar krusial adalah penerapan Hot Water Treatment (HWT) atau perlakuan air panas. Proses perendaman suhu 50°C ini wajib dilakukan, terutama pada kelas KBS, untuk mematikan patogen penyebab penyakit Ratoon Stunting Disease (RSD) yang sering terbawa oleh benih.

 

Prev Next

- BRMPTAS


Pencarian

Berita Terbaru

  • Thumb
    Optimalkan Diseminasi Teknologi, Tim Pendayagunaan Hasil BRMP TAS Gelar Rapat Koordinasi
    16 Apr 2026 - By BRMPTAS
  • Thumb
    Sinergi untuk Inovasi: Pelepasan Tembakau melalui Kerjasama BRMP TAS dan Distannak Jawa Tengah
    11 Apr 2026 - By BRMPTAS
  • Thumb
    Sinergi BRMP TAS & DP2KP Bangkalan: Kawal Petani Tembakau Hadapi El Nino
    10 Apr 2026 - By BRMPTAS
  • Thumb
    Inisiasi Kerjasama Pengembangan Kenaf: PT Kenaf Diwana Sanjaya & Kenaf IV Sinergy Kunjungi BRMP TAS
    09 Apr 2026 - By BRMPTAS

tags

BRMPKEMENTAN BRMPPEMANIS BRMPPERKEBUNAN BRMPTAS BrMP

Kontak

0341-491447, WhatsApp 0812-5223-3447
0341-485121
[email protected]

Jl. Raya Karangploso KM 4, Kotak Pos 199,
Kepuh Utara, Kepuharjo, Kec. Karangploso,
Kab. Malang, Jawa Timur
Indonesia
65152

https://tanamanpemanis.brmp.pertanian.go.id

© 2025 - 2026 Balai Perakitan dan Pengujian Tanaman Pemanis dan Serat. All Right Reserved