• Jl. Raya Karangploso KM. 4
  • 0341-491447, WhatsApp 0812-5223-3447
  • [email protected]
Logo Logo
  • Beranda
  • Profil
    • Overview
    • Visi & Misi
    • Struktur Organisasi
    • Tugas & Fungsi
    • Pimpinan
    • Satuan Kerja
    • Sumber Daya Manusia
  • Informasi Publik
    • Portal PPID
    • Standar Layanan
      • Maklumat Layanan
      • Waktu dan Biaya Layanan
    • Prosedur Pelayanan
      • Prosedur Permohonan
      • Prosedur Pengajuan Keberatan dan Penyelesaian Sengketa
    • Regulasi
    • Agenda Kegiatan
    • Informasi Berkala
      • LHKPN
      • LHKASN
      • Rencana Strategis
      • DIPA
      • RKAKL/ POK
      • Laporan Kinerja
      • Capaian Kinerja
      • Laporan Keuangan
      • Laporan Realisasi Anggaran
      • Laporan Tahunan
      • Daftar Aset/BMN
    • Informasi Serta Merta
    • Informasi Setiap Saat
      • Daftar Informasi Publik
      • Standar Operasional Prosedur
      • Daftar Informasi Dikecualikan
      • Kerjasama
  • Publikasi
    • Buku
    • Pedum/ Juknis
    • Infografis
  • Reformasi Birokrasi
    • Manajemen Perubahan
    • Deregulasi Kebijakan
    • Peningkatan Kualitas Pelayanan Publik
    • Penataan dan Penguatan Organisasi
    • Penataan Tata Laksana
    • Penataan Sistem Manajemen SDM
    • Penguatan Akuntabilitas
    • Penguatan Pengawasan
  • Kontak
Thumb
177 dilihat       05 Januari 2026

Mengenal Spesies Agave Sisalana, Cantala dan Angustifolia

Agave merupakan tanaman penghasil serat alam dari bagian daun. Seratnya berwarna cerah dan kuat. Sekilas, agave mirip dengan tanaman nanas atau lidah buaya. Berikut ini adalah tiga spesies agave dari 30 koleksi plasma nutfah agave di BRMP Tanaman Pemanis dan Serat. Setiap spesies memiliki keunggulan masing-masing yang berperan penting dalam merakit varietas unggul agave.
 
Pengembangan tanaman agave saat ini lebih banyak dibudidayakan pada daerah kering suboptimal dan berkapur. Pada daerah tersebut, hanya beberapa spesies tanaman yang mampu hidup dan berkembang dengan baik sehingga dapat dimanfaatkan untuk mendatangkan pendapatan. Tanaman agave merupakan tanaman sukulen dan memiliki siklus metabolisme crassulacean acid metabolism (CAM) yang dapat menyerap karbondioksida pada malam hari dan berfotosintesis pada siang hari dengan stomata tertutup. Oleh karena itu, tanaman agave lebih suka hidup di daerah kering dan tidak tahan genangan. Daerah pengembangan agave saat ini di Pulau Sumbawa dan Madura.
 
Agave Sisalana
Di Indonesia, Agave sisalana sering disebut sebagai sisal. Sisal diperkirakan berasal dari daerah Meksiko bagian selatan dan mulai diperkenalkan di Indonesia mulai tahun 1913. Kelebihan sisal dibanding cantala (Agave cantala) adalah bentuk duri di tepi daunnya yang lebih kecil. Bahkan beberapa aksesi sisal tidak memiliki duri sama sekali sehingga memudahkan dalam pemanenan dan dekortikasi.
 
Daun sisal berwarna hijau tua, berlapis lilin daun berwarna putih. Bentuk daun lebih pendek dibanding Agave cantala, sedikit lebar dan tebal di bagian atas, dan tipis dibagian pangkal. Kadar cairan atau jusnya paling tinggi  di antara spesies agave yang lain.
 
Deskripsi :
Warna daun : Hijau tua
Duri tepi daun : Tidak berduri hingga berduri besar
Panjang daun : ± 91 cm
Tebal tepi daun : ± 2 mm
Tebal pangkal daun : ± 11 cm
Kadar cairan (jus) : ± 28%
Habitus tanaman : besar
Rendemen serat : 2,91%
Lebar daun : ± 10 cm
Berat 1 daun : 320 gr
Jumlah daun : ± 62
 
Agave Cantala
Agave cantala atau biasa dikenal dengan nama nanas sabrang, nanas kosta, atau sisal jawa. Jenis agave ini juga berasal dari Meksiko. Namun proses pengenalan di Indonesia dibawa oleh orang Spanyol dan kemudian mulai di budi dayakan pada abad ke-17. Selain diambil seratnya, Agave cantala ditanam petani dengan tujuan sebagai pelindung rumah dan ladang dari hewan- hewan perusak. Hal tersebut karena adanya durinya yang besar dan tajam pada kedua tepi daun dan sebuah ‘paku’ di ujung daun. 
 
Daun Agave cantala berwarna hijau keabu-abuan atau abu kebiru-biruan dengan ukuran yang lebih panjang dan pangkal daun lebih tebal dari sisal. Kandungan jus dalam satu daun Agave cantala lebih rendah, tetapi rendemen seratnya lebih tinggi dibandingkan jenis agave lainnya. Namun jika dihitung dalam satu tanaman, maka hasil serat cantala lebih rendah dibanding sisal. Hal ini dikarenakan jumlah daunnya pada satu tanaman memang lebih sedikit. Salah satu keunggulan cantala dibanding sisal adalah daya tumbuh dan tingkat ketahanan yang lebih baik pada lingkungan yang kering atau marginal.
 
Deskripsi :
Warna daun : Hijau keabuan - abu kebiruan
Duri tepi daun : berduri besar
Panjang daun : ± 132 cm
Tebal tepi daun : ± 2 mm
Tebal pangkal daun : ± 16 cm
Kadar cairan (jus) : ± 22%
Habitus tanaman : besar
Rendemen serat : 3,40%
Lebar daun : ± 10 cm
Berat 1 daun : 400 gr
Jumlah daun : ± 57
 
Agave Angustifolia
Agave angustifolia banyak dimanfaatkan sebagai tanaman hias karena berbagai warna daunnya yang indah dan mudah dalam perawatan. Variasi warna daunnya cukup banyak mulai dari yang hijau muda, hijau tua, kebiruan, hingga hijau tua dengan warna kuning terang di bagian tepinya. 
 
Habitus spesies ini tergolong kecil dibanding Agave sisalana dan Agave cantala. Daunnya jauh lebih pendek namun jumlahnya lebih banyak. Jumlah daun lebih banyak dimanfaatkan sebagai sumber gen dalam perakitan varietas baru agave.
 
Deskripsi :
Warna daun : hijau muda-hijau tua
Duri tepi daun : berduri besar
Panjang daun : ± 37 cm
Tebal tepi daun : ± 2 mm
Tebal pangkal daun : ± 9 cm
Kadar cairan (jus) : ± 28%
Habitus tanaman : kecil
Rendemen serat : 2,16%
Lebar daun : ± 9 cm
Berat 1 daun : 80 gr
Jumlah daun : ± 85
Prev Next

- BRMPTAS


Pencarian

Berita Terbaru

  • Thumb
    BRMP-TAS Raih Predikat Unit Kerja Informatif Tahun 2025
    23 Des 2025 - By BRMPTAS
  • Thumb
    BRMP Tanaman Pemanis dan Serat Gelar Refleksi Kinerja Akhir Tahun 2025
    20 Des 2025 - By BRMPTAS
  • Thumb
    Jarak Kepyar : "Tanaman Lokal Dengan Potensi Global"
    19 Des 2025 - By BRMPTAS
  • Thumb
    Realisasi Program Swasembada Pangan di Situbondo
    18 Des 2025 - By BRMPTAS

tags

BRMPKEMENTAN BRMPPEMANIS BRMPPERKEBUNAN BRMPTAS BrMP

Kontak

0341-491447, WhatsApp 0812-5223-3447
0341-485121
[email protected]

Jl. Raya Karangploso KM 4, Kotak Pos 199,
Kepuh Utara, Kepuharjo, Kec. Karangploso,
Kab. Malang, Jawa Timur
Indonesia
65152

https://tanamanpemanis.brmp.pertanian.go.id

© 2025 - 2026 Balai Perakitan dan Pengujian Tanaman Pemanis dan Serat. All Right Reserved