Ip2Mp Sumberrejo

Thumb

IP2MP SUMBERREJO

Instalasi Pengujian dan Penerapan Modernisasi Pertanian (IPPMP) Sumberrejo - Bojonegoro
Jalan Raya Sumberrejo, km 17 Tel. (0353) 331030 Bojonegoro - Jawa Timur
Pusat Pengujian Mutu Komoditas Perkebunan Rakyat dan Sabuk Hijau Perbenihan Tembakau dan Wijen Nasional

Tentang Kami

Instalasi Pengujian dan Penerapan Modernisasi Pertanian (IPPMP) Sumberrejo - Bojonegoro merupakan instalasi pengujian lapangan dan kebun percobaan strategis di bawah tata kelola Balai Perakitan dan Pengujian Tanaman Pemanis dan Serat (BRMP TAS) – Kementerian Pertanian RI. Berlokasi di wilayah timur Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, instalasi ini mengelola aset lahan pengujian terintegrasi seluas 27,2 Hektar. Memanfaatkan keunggulan kondisi agroklimat tanah aluvial dan grumusol Bojonegoro, IPPMP Sumberrejo mengemban mandat vital nasional dalam merakit varietas unggul baru serta menguji adaptabilitas komoditas perkebunan rakyat penghasil serat dan minyak industri

Komoditas Mandat Utama & Inovasi Varietas

Aktivitas riset terapan dan budidaya di lahan seluas 27,2 hektar ini berfokus pada tiga komoditas industri primadona, yaitu :

  • Tembakau Jawa & Rajangan : Menguji ketahanan terhadap hama/penyakit serta menjaga kualitas daun tembakau lokal Bojonegoro pasca-padi.
  • Tanaman Serat (Kapas) : Menjadi laboratorium lapang untuk optimalisasi produksi serat alam bahan baku tekstil nasional.
  • Tanaman Minyak Industri (Wijen) : Pusat pemuliaan varietas wijen unggul nasional. Instalasi ini mencatat sejarah penting dalam pelepasan Wijen Varietas Sumberrejo 4 yang memiliki produktivitas tinggi (1,4 ton/ha) dan tahan terhadap serangan hama tungau kuning

 

Layanan Publik dan Modernisasi Pertanian

Sebagai bagian dari transformasi kementerian, IPPMP Sumberrejo menerapkan ekosistem pertanian modern untuk memfasilitasi :

  • Pengujian pupuk organik/anorganik dan pembenah tanah untuk meningkatkan indeks pertanaman lahan sawah sesudah padi.
  • Penyediaan benih sumber komoditas bersertifikat yang siap disalurkan ke para penangkar dan petani rakyat.
  • Wahana magang riset bagi mahasiswa, studi banding kelembagaan, serta Sekolah Lapang bagi kelompok tani lokal guna mengadopsi mekanisasi pertanian terapan secara efisien.