Perkuat Komitmen Kinerja, BRMP TAS Sosialisasikan Kebijakan dan Sasaran Mutu Tahun 2026
Balai Perakitan dan Pengujian Tanaman Pemanis dan Serat (BRMP TAS) memulai tahun anggaran 2026 dengan memperkuat komitmen manajerial melalui Sosialisasi Kebijakan Mutu dan Sasaran Mutu. Arahan strategis ini disampaikan langsung oleh Kepala BRMP TAS, Dr. Sri Suhesti, S.P., M.P., di hadapan seluruh jajaran pegawai dalam suasana apel pagi yang khidmat.
Dalam arahannya, Dr. Sri Suhesti menegaskan bahwa keberhasilan organisasi sangat bergantung pada pemahaman mendalam setiap pegawai terhadap peran dan fungsinya masing-masing. Beliau menekankan bahwa Sasaran Mutu bukan sekadar angka di atas kertas, melainkan panduan kerja yang harus diakselerasi untuk mencapai target kinerja kolektif yang telah ditetapkan.
Kepala Balai menyatakan komitmen penuh untuk menyelenggarakan kegiatan perekayasaan, perakitan, dan pengujian yang berbasis pada modernisasi pertanian. Kebijakan mutu tahun ini berfokus pada peningkatan ketersediaan benih sumber, penguatan jejaring kemitraan internasional, serta pengembangan SDM yang profesional dengan budaya kerja BerAKHLAK (Berorientasi pelayanan, Akuntabel, Kompeten, Harmonis, Loyal, Adaptif, Kolaboratif).
Selain itu, BRMP TAS secara konsisten akan menjalankan prinsip clean governance dan memperkuat sistem manajemen mutu melalui penerapan standar ISO 9001:2015 serta SNI ISO/IEC 17025:2017 untuk layanan laboratorium.
Untuk memastikan kebijakan mutu berjalan secara objektif dan terukur, BRMP TAS menetapkan sejumlah target strategis pada tahun 2026. Fokus utama mencakup peningkatan Layanan dan Inovasi melalui pencapaian Indeks Kepuasan Layanan sebesar 3.1, penyediaan teknologi smart farming, serta penyelesaian 40 laporan pengujian laboratorium. Di sektor Produksi, Balai menargetkan penyediaan 100.000 unit benih sumber dan pengelolaan 1.443 aksesi plasma nutfah berbagai komoditas unggulan.
Dari sisi Tata Kelola, BRMP TAS membidik nilai IKPA sebesar 98.26 dan penguatan Zona Integritas di angka 86.63. Seluruh operasional didukung oleh Manajemen yang menargetkan realisasi fisik 100% pada 18 kegiatan teknis dan manajerial. Terakhir, guna memperluas jangkauan informasi, Komunikasi Publik dioptimalkan melalui penyediaan 150 konten edukatif di berbagai kanal digital.
Melalui sosialisasi ini, diharapkan seluruh elemen di BRMP TAS dapat bergerak selaras dalam satu visi untuk memajukan sektor tanaman pemanis dan serat di Indonesia.